Pencarian

Honri Boma EV 2026 Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp 200 Jutaan

Jumat, 03 Juli 2026 • 21:10:31 WIB
Honri Boma EV 2026 Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp 200 Jutaan
Honri Boma EV resmi dijual di Indonesia dengan harga mulai Rp 200 jutaan.

BANTEN — Pasar kendaraan listrik nasional kedatangan pemain baru dari Tiongkok, Honri, yang langsung menjual model andalannya, Boma EV. Mobil berukuran kompak ini diposisikan sebagai kendaraan listrik harian yang mengedepankan gaya premium ala MPV mini, bukan tampilan futuristis yang ekstrem.

Desain Boxy yang Mengedepankan Ruang Kabin

Honri Boma EV mengusung siluet boxy dengan atap datar yang memberikan keuntungan nyata: ruang kepala yang lega untuk empat penumpang. Dimensinya cukup ringkas dengan panjang 3.517 mm, lebar 1.495 mm, tinggi 1.660 mm, dan jarak sumbu roda yang tidak disebutkan, namun ground clearance-nya 130 mm—cukup untuk jalan perkotaan Indonesia.

Bagian depan mengadopsi grille tertutup khas EV dengan lampu utama LED horizontal yang menyatu dengan kap mesin. Sementara itu, bagian belakang tampil minimalis tanpa knalpot, sesuai dengan sistem penggerak listriknya. Velg alloy ring 15 inci dibalut ban 165/55 menjadi kaki-kaki standar.

Layar 10,25 Inci dan Setir Flat Bottom

Masuk ke dalam, kabin Boma EV dirancang dengan dashboard horizontal yang memberi kesan luas. Fitur hiburan disematkan pada head unit layar sentuh 10,25 inci yang menjadi pusat kendali untuk Bluetooth, radio, dan Wi-Fi. Di belakang setir, terdapat panel instrumen digital yang menyajikan informasi kendaraan.

Setir flat bottom memberikan sentuhan modern yang jarang ditemui di kelas city car. Namun, pengaturan suhu kabin masih menggunakan knop putar konvensional, bukan panel digital. Jok dan kursi sudah dilapisi material kulit sintesis dengan headrest, menambah kesan premium di kelasnya.

Harga Mulai Rp 200 Jutaan, Target Pengguna Harian

Honri Boma EV dibanderol mulai dari kisaran Rp 200 jutaan, menjadikannya salah satu mobil listrik termurah di Indonesia saat ini. Harga tersebut menempatkannya sebagai pesaing langsung Wuling Air ev dan DFSK Gelora E, namun dengan pendekatan desain yang lebih mendekati MPV mini.

Mobil ini menyasar konsumen yang membutuhkan kendaraan listrik untuk mobilitas harian dengan biaya operasional rendah, tanpa mengorbankan ruang kabin dan kenyamanan. Belum ada informasi resmi mengenai kapasitas baterai dan jarak tempuh, namun dari dimensi dan posisinya, Boma EV diprediksi cocok untuk penggunaan dalam kota.

Bagikan
Sumber: otomotifnet.gridoto.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks