Pencarian

Serapan Gabah Bulog Lebak-Pandeglang Lampaui Target, Capai 40.000 Ton hingga Juni 2026

Selasa, 14 Juli 2026 • 12:31:01 WIB
Serapan Gabah Bulog Lebak-Pandeglang Lampaui Target, Capai 40.000 Ton hingga Juni 2026
Petugas Perum Bulog memeriksa kualitas gabah kering pungut di gudang penyimpanan Lebak, Banten.

LEBAK — Perum Bulog Cabang Lebak-Pandeglang mencatatkan kinerja penyerapan gabah kering pungut (GKP) yang melampaui target pada semester pertama 2026. Kepala Cabang Perum Bulog Lebak-Pandeglang Muhammad Syaukani mengungkapkan, realisasi serapan dari Januari hingga Juni mencapai hampir 40.000 ton, melebihi target yang ditentukan sebesar 37.500 ton.

"Dari serapan GKP hampir 40.000 ton atau setara beras sebanyak 20.000 ton untuk dijadikan cadangan beras pemerintah (CBP)," kata Syaukani di Lebak, Selasa.

Perputaran Uang Petani Capai Rp300 Miliar

Syaukani menjelaskan, capaian ini didorong oleh produktivitas pangan yang tinggi di dua kabupaten tersebut. Penyerapan gabah terus dioptimalkan karena panen masih berlangsung di sejumlah daerah di Lebak dan Pandeglang.

Ia merinci, dengan harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram, perputaran uang dari serapan 40.000 ton gabah mencapai Rp300 miliar. Angka itu dihitung dari biaya pengangkutan dari sawah ke penggilingan hingga biaya pengolahan beras yang mencapai Rp7.500 per kilogram.

"Pendapatan sebesar itu dipastikan dapat meningkatkan kesejahteraan petani," ujar Syaukani.

Cadangan Beras untuk Bantuan Pangan dan SPHP

Seluruh gabah yang terserap akan diolah menjadi beras untuk memenuhi berbagai penugasan pemerintah. Syaukani menyebutkan, cadangan beras pemerintah (CBP) akan digunakan untuk Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan, serta penanganan bencana.

Khusus untuk bantuan pangan, Bulog akan mendukung program yang digulirkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada akhir Juli hingga Desember 2026. Sementara itu, beras SPHP akan dipasok ke toko, pasar tradisional, Gerakan Pangan Murah (GPM), instansi TNI/Polri, Rumah Pangan Kita (RPK), hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMK).

Stok di Gudang Mencukupi Kebutuhan Konsumsi

Syaukani memastikan, stok beras di gudang Bulog Lebak-Pandeglang saat ini mencapai 25.000 ton. Jumlah itu dinilai mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat di dua kabupaten tersebut.

Meski target tahun ini sudah terlampaui, Bulog tetap akan melanjutkan penyerapan gabah hingga Desember 2026. Langkah ini dilakukan untuk mendukung target produksi beras nasional sebesar 4 juta ton sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks