PANDEGLANG — Empat kampung nelayan di pesisir selatan Banten ini bakal mendapat suntikan fasilitas perikanan terpadu jika lolos seleksi. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Uun Junandar mengatakan pihaknya sudah mengusulkan lokasi di Kecamatan Carita, Panimbang, dan dua titik di Kecamatan Sumur.
“Kami sudah mengecek ke lapangan atas undangan KKP di Desa Panimbang Jaya, Panimbang, dan Desa Sumber Jaya, Sumur,” kata Uun di Pandeglang, Jumat.
Fasilitas Apa Saja yang Akan Dibangun?
Kampung Nelayan Merah Putih dirancang bukan sekadar permukiman. Konsepnya adalah menyediakan sarana prasarana produksi ikan secara lengkap agar hasil tangkapan nelayan naik kelas.
Beberapa fasilitas yang diharapkan ada di setiap lokasi meliputi:
- Pengembangan budi daya ikan
- Cold storage atau ruangan pendingin berkapasitas 10 hingga 20 ton untuk menjaga kualitas ikan
- Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus nelayan
- Tempat penambatan perahu nelayan
Dengan cold storage, nelayan tak perlu buru-buru menjual ikan saat harga anjlok. Ikan bisa disimpan dan dijual ketika harga pasar sedang baik.
Koperasi Desa Jadi Pengelola
Yang menarik, program ini tidak akan dikelola oleh pemerintah daerah atau pihak ketiga. Uun menjelaskan bahwa Kampung Nelayan Merah Putih nantinya dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
“Sehingga manfaat program bisa dirasakan langsung oleh masyarakat nelayan,” ujarnya.
Model pengelolaan berbasis koperasi ini diyakini bisa memotong rantai distribusi dan memperkuat posisi tawar nelayan di hadapan tengkulak.
Verifikasi Masih Berjalan, Surat Penetapan Belum Turun
Meski sudah disurvei oleh tim KKP, keempat lokasi itu belum mendapatkan status definitif. Uun mengaku pihaknya hingga saat ini belum menerima surat penetapan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
“Saat ini keempat lokasi itu dalam verifikasi dan informasi yang terbaru sudah ada proses penetapan,” katanya.
Pemerintah daerah berharap KKP segera memilih empat lokasi yang diusulkan agar pembangunan bisa dimulai sesuai jadwal pada 2026. Program ini menjadi salah satu andalan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir Pandeglang yang mayoritas penduduknya adalah nelayan.