TANGERANG — RSUD Kota Tangerang tidak hanya mengandalkan layanan persalinan biasa. Rumah sakit milik pemerintah kota ini kini menggenjot dua layanan spesifik: metode operasi caesar dengan pemulihan cepat (ERACS) dan program khusus bagi pasangan yang sulit memiliki anak.
Spesialis Kebidanan dan Kandungan RSUD Kota Tangerang, dr. Ivan M. Sondakh, Sp.OG, mengatakan penguatan ini merupakan komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang aman dan berkualitas.
Apa Itu Metode ERACS dan Bedanya dengan Caesar Biasa?
ERACS adalah kependekan dari Enhanced Recovery After Caesarean Surgery. Metode ini dirancang agar ibu yang menjalani operasi caesar bisa pulih lebih cepat. Rasa nyeri setelah operasi diminimalkan sehingga ibu bisa segera bergerak, melakukan kontak dini dengan bayi, dan menyusui.
“Dengan pendekatan ini, rasa nyeri setelah tindakan dapat diminimalkan sehingga ibu dapat lebih cepat bergerak, beraktivitas, serta melakukan kontak dini dan menyusui bayinya,” kata dr. Ivan dalam keterangan yang diterima Viva Banten.
Tak semua pasien caesar otomatis bisa menjalani ERACS. dr. Ivan menegaskan, setiap pasien akan menjalani pemeriksaan dan penilaian medis terlebih dahulu. Kelayakan ditentukan oleh dokter spesialis kandungan dan tim anestesi berdasarkan kondisi kesehatan ibu dan janin.
Promil: Bukan Sekadar Konsultasi, Ada USG hingga Pantau Masa Subur
Selain persalinan, RSUD Kota Tangerang juga memperkuat layanan Program Kehamilan (Promil) bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan. Layanan ini tidak hanya sekadar konsultasi.
Menurut dr. Ivan, layanan Promil yang tersedia meliputi konsultasi dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, pemeriksaan kesehatan reproduksi suami dan istri, pemeriksaan laboratorium, USG, pemantauan masa subur, hingga edukasi pola hidup sehat.
“Kami berupaya memberikan pendampingan secara menyeluruh kepada pasangan agar peluang mendapatkan kehamilan yang sehat dapat semakin meningkat,” jelasnya.
Mengapa Pemeriksaan Rutin Itu Krusial?
dr. Ivan mengingatkan pentingnya konsultasi kehamilan secara rutin. Pemeriksaan berkala memungkinkan tenaga medis mendeteksi lebih dini risiko komplikasi seperti hipertensi dalam kehamilan, diabetes gestasional, hingga gangguan pertumbuhan janin.
“Semakin cepat suatu kondisi diketahui, maka penanganan yang diberikan juga dapat dilakukan lebih optimal sehingga kesehatan ibu dan janin tetap terjaga hingga proses persalinan,” ungkapnya.
Konsultasi rutin juga menjadi sarana edukasi bagi calon ibu terkait kebutuhan nutrisi, aktivitas yang aman selama hamil, hingga persiapan menghadapi persalinan.
Sebagai rumah sakit rujukan Pemkot Tangerang, RSUD setempat menyediakan layanan ibu dan anak secara terpadu—dari program kehamilan, pemeriksaan rutin, persalinan normal maupun caesar dengan ERACS, hingga perawatan pasca persalinan. Semua ditangani dokter spesialis berpengalaman dengan fasilitas medis modern.