BANTEN — Laporan terbaru dari firma riset pasar TrendForce memberikan gambaran suram bagi industri ponsel global. Produksi smartphone dunia pada kuartal pertama 2026 tercatat 284 juta unit, turun 1,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Namun, tekanan terbesar baru akan terasa mulai kuartal kedua 2026.
Penyebab utamanya adalah kenaikan harga memori. Selama kuartal pertama, produsen masih bisa bernapas lega karena memakai stok komponen yang dibeli saat harga lebih murah. Kini, persediaan itu mulai menipis, sementara harga memori terus merangkak naik dan menggerus margin keuntungan.