Pencarian

Nissan Skyline Generasi Terbaru Siap Lahir Kembali, Rumor Beralih ke Teknologi SUV Listrik

Kamis, 21 Mei 2026 • 01:10:07 WIB
Nissan Skyline Generasi Terbaru Siap Lahir Kembali, Rumor Beralih ke Teknologi SUV Listrik
Nissan Skyline generasi ke-14 diprediksi hadir sebagai SUV listrik dengan teknologi baterai terbaru.

BANTEN — Kabar mengenai kehadiran penerus Nissan Skyline kembali mencuat di kalangan pencinta otomotif global. Pabrikan asal Jepang tersebut dilaporkan sedang mempersiapkan cetak biru baru untuk mempertahankan salah satu sedan paling ikonik mereka agar tetap relevan di era netralitas karbon.

Sejarah 13 Generasi dan Rencana Investasi 2 Triliun Yen

Sejak pertama kali meluncur pada tahun 1957, Nissan Skyline telah melewati 13 generasi evolusi yang identik dengan performa tinggi dan teknologi mutakhir. Langkah pembaruan ini menjadi bagian penting dari rencana jangka panjang Nissan Ambition 2030, di mana pabrikan mengalokasikan investasi sebesar 2 triliun yen (sekitar Rp 208 triliun) untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik.

Melalui strategi besar tersebut, pabrikan menargetkan peluncuran 27 model kendaraan terelektrifikasi baru secara global hingga akhir dekade ini. Skyline generasi ke-14 diproyeksikan menjadi salah satu produk bendera yang membawa teknologi baterai generasi terbaru.

Fakta Singkat Rencana Nissan Skyline Terbaru

  • Nama Legendaris: Pertama kali diperkenalkan oleh Prince Motor Company pada 1957 sebelum akhirnya diakuisisi oleh Nissan.
  • Platform Elektrik: Diprediksi kuat menggunakan arsitektur modular CMF-EV yang dikembangkan bersama aliansi Renault dan Mitsubishi.
  • Sistem Penggerak: Rumor menyebutkan opsi penggerak semua roda (AWD) e-4ORCE akan menjadi standar untuk varian tertinggi.

Estimasi Penggunaan Platform CMF-EV dan e-4ORCE

Para analis industri memprediksi bahwa Nissan Skyline masa depan tidak lagi mengusung format sedan klasik tiga boks tradisional. Pabrikan kemungkinan besar memanfaatkan platform CMF-EV, basis yang sama dengan yang digunakan pada SUV listrik Nissan Ariya.

Penggunaan arsitektur ini memungkinkan ruang kabin yang jauh lebih lapang berkat absennya terowongan transmisi konvensional. Selain itu, integrasi sistem penggerak e-4ORCE dual-motor diharapkan mampu menghasilkan pengendalian presisi khas Skyline, sekaligus menyalurkan tenaga instan ke keempat roda secara independen.

Prediksi Peluncuran Global pada Tahun 2025

Laporan dari media otomotif Jepang mengindikasikan bahwa purwarupa atau versi produksi massal dari mobil ini kemungkinan besar diperkenalkan paling lambat pada akhir tahun 2025. Proses produksi diperkirakan tetap berpusat di fasilitas manufaktur utama Nissan di Tochigi, Jepang, yang kini telah dikonversi menjadi pabrik pintar khusus kendaraan listrik.

Hingga saat ini, PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) belum memberikan pernyataan resmi mengenai peluang membawa nameplate legendaris ini ke pasar domestik. Namun, melihat tren SUV premium yang terus tumbuh di tanah air, kehadiran versi elektrik dari Skyline tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen loyal di Indonesia.

Bagikan
Sumber: motor1.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks