TANGERANG — Pengembangan kawasan terpadu CitraRaya Tangerang tak hanya berhenti pada penambahan unit hunian. Kawasan seluas 2.760 hektar yang dikelola Ciputra Group ini justru memperkuat ekosistem kota mandirinya dengan menghadirkan fasilitas yang menyentuh kebutuhan dasar warga: kesehatan, kuliner, dan gaya hidup.
Dept. Head Marketing Communication CitraRaya Tangerang Raymond Christantyo mengatakan pengembangan ini merupakan respons terhadap perubahan gaya hidup masyarakat yang kian modern.
Layanan Kesehatan Baru untuk Pemulihan Pasien
Salah satu tambahan paling signifikan hadir di sektor medis. Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang kini meluncurkan RMI (Rehabilitasi Medik Integratif), sebuah layanan yang dirancang untuk proses pemulihan pasien secara lebih komprehensif.
“Layanan ini dirancang untuk menunjang proses pemulihan pasien secara lebih komprehensif, sekaligus memperkuat peran fasilitas kesehatan di dalam kawasan sebagai bagian dari ekosistem kota mandiri,” ujar Raymond, Sabtu (23/5).
Kehadiran RMI mempertegas posisi rumah sakit di CitraRaya bukan sekadar klinik darurat, melainkan bagian dari infrastruktur penunjang jangka panjang bagi ribuan keluarga yang tinggal di kawasan tersebut.
Kuliner Khas Sunda dan Minuman Sehat Hadir di Mal
Di sektor komersial, Mal Ciputra Tangerang kedatangan tenant anyar. Boost Juice, jaringan minuman sehat asal Australia, kini beroperasi dan menawarkan alternatif gaya hidup praktis bagi pengunjung yang sibuk.
Pilihan kuliner juga makin kaya. Restoran khas Sunda Kampung Kecil hadir dengan konsep saung yang hangat dan akrab, membawa nuansa alam ke tengah pusat perbelanjaan. Konsep ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin menikmati hidangan tradisional tanpa harus keluar jauh dari lingkungan tempat tinggal mereka.
Mengapa Ini Penting bagi Warga Tangerang?
Bagi warga yang tinggal di kawasan penyangga Jakarta seperti Tangerang, waktu adalah komoditas mahal. Kehadiran fasilitas lengkap dalam satu kawasan—dari sekolah, rumah sakit, mal, hingga ruang terbuka hijau—mengurangi kebutuhan untuk bepergian jauh. Ini sejalan dengan konsep kota mandiri yang diusung CitraRaya sejak awal.
Raymond menambahkan, kawasan ini terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat modern. Artinya, penambahan tenant dan fasilitas bukan proyek satu kali, melainkan proses berkelanjutan untuk menjaga daya saing CitraRaya sebagai township development unggulan di Banten.
Dengan luas lahan yang masih tersisa, bukan tidak mungkin akan muncul lagi fasilitas-fasilitas baru yang mengubah cara warga bertempat tinggal dan beraktivitas di masa depan.