SERANG — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan seluruh operasional SPBU, agen, dan pangkalan LPG di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten berjalan optimal menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Langkah ini untuk mengantisipasi lonjakan permintaan energi yang diprediksi terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menyatakan pihaknya telah melakukan pengamanan pasokan melalui build up stock dan peninjauan langsung ke lapangan. “Kami terus memantau pergerakan konsumsi dan menyiapkan proyeksi kebutuhan. Jika diperlukan, kami siap menambah penyaluran,” ujar Satria dalam keterangan resminya.
Proyeksi Lonjakan: BBM Naik 2,81%, LPG Tembus 3,86%
Pada periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026, konsumsi produk gasoline seperti Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo diperkirakan naik 2,81 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, konsumsi gasoil yang mencakup Biosolar, Dexlite, dan Pertamina Dex diprediksi meningkat 1,64 persen.
Konsumsi LPG justru mencatat lonjakan tertinggi dengan proyeksi kenaikan mencapai 3,86 persen. Meski begitu, Pertamina memastikan stok energi di wilayah Regional JBB tetap aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama libur Idul Adha.
Pengawasan Ketat BBM Subsidi agar Tepat Sasaran
Selain memastikan pasokan, Pertamina Patra Niaga Regional JBB juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Langkah ini untuk mengawasi penyaluran BBM dan LPG bersubsidi agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Pertamina mengimbau masyarakat menggunakan produk subsidi seperti LPG 3 Kg dan BBM subsidi sesuai ketentuan. “Produk subsidi dan penugasan akan tetap disesuaikan dengan kuota yang telah ditetapkan Pemerintah,” tegas Satria.
Di Balik Angka: Warga yang Bergantung pada Pasokan Harian
Kenaikan konsumsi LPG sebesar 3,86 persen bukan sekadar angka. Di lapangan, ini berarti ribuan ibu rumah tangga di Banten, Jakarta, dan Jawa Barat harus antre lebih panjang atau khawatir kehabisan tabung melon jika pasokan tersendat. Pertamina menjawab kekhawatiran itu dengan memperkuat stok di tingkat agen dan pangkalan.
Bagi pengendara, lonjakan 2,81 persen konsumsi bensin menandakan mobilitas mudik dan wisata lokal kembali menggeliat. Pertamina memastikan SPBU di jalur utama dan kawasan wisata tetap beroperasi penuh selama libur panjang.
Dengan jaminan pasokan yang sudah dikonfirmasi, masyarakat di tiga provinsi bisa merayakan Idul Adha tanpa waswas soal BBM dan LPG. Namun, pengawasan di lapangan tetap menjadi kunci agar subsidi tepat sasaran dan tidak bocor ke tangan yang tidak berhak.