Pencarian

Krisis Air Bersih di Suralaya, Pemkot Cilegon Minta Industri Ikut Biayai Pipa PDAM

Senin, 13 Juli 2026 • 16:28:01 WIB
Krisis Air Bersih di Suralaya, Pemkot Cilegon Minta Industri Ikut Biayai Pipa PDAM
Pemerintah Kota Cilegon menggandeng industri untuk membiayai pembangunan jaringan pipa PDAM sebagai solusi permanen krisis air bersih di Suralaya.

CILEGON — Pemerintah Kota Cilegon menggandeng kalangan industri untuk mempercepat pembangunan jaringan pipanisasi PDAM menuju Kecamatan Pulomerak, tepatnya wilayah Suralaya. Upaya ini ditempuh sebagai solusi permanen atas krisis air bersih yang berulang setiap kemarau.

Wali Kota Cilegon Robinsar menyebutkan, tahun ini pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan pipa dari jalur utama hingga ke permukiman warga di kawasan perbukitan. Hal itu disampaikan usai penandatanganan nota kesepahaman Program CSR dengan PT Indonesia Power Banten 1 Suralaya di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Senin (13/7/2026).

Mengapa Sumur Bor Tak Efektif di Suralaya?

Robinsar menjelaskan, upaya penyediaan air melalui pengeboran sumur di Suralaya terbukti tidak efektif. Kondisi geografis wilayah yang didominasi batuan membuat air cepat habis.

“Di sana saya sudah bor beberapa titik. Kalau tidak ketemu batu baru keluar air, paling seminggu sudah habis. Jadi tidak efektif kalau pengeboran,” ujarnya.

Pipa PDAM: Solusi Jangka Panjang

Pemkot Cilegon memilih mendorong pembangunan jaringan pipa dari sistem distribusi PDAM menuju Suralaya. Menurut Robinsar, jaringan utama PDAM sudah masuk ke wilayah tersebut dan bulan depan akan mulai tersambung ke permukiman.

“Efektifnya kita tarik pipa dari sini sampai Suralaya. Dari PDAM sudah masuk, bulan depan jaringan ke masyarakat mulai masuk. Tinggal pipa induk sampai Suralaya,” jelasnya.

Bantuan Tangki Air Masih Dikirim Saat Kemarau

Di tengah proses pembangunan jaringan pipa, Pemkot Cilegon masih mengirimkan bantuan air bersih darurat. Robinsar menyebut, baru-baru ini pihaknya mengirimkan 10 unit tangki air bersih ke wilayah terdampak karena musim kemarau mulai tiba.

“Itu program prioritas terkait kebutuhan air. Kemarin juga saya baru kirim 10 unit air karena sudah mulai masuk kemarau,” kata Robinsar.

Respons Industri: Akan Dipelajari

Senior Manager IP Banten 1 Suralaya I Nyoman Buda menyatakan pihaknya akan mempelajari usulan dukungan terhadap pembangunan jaringan pipanisasi tersebut. “Untuk program pipanisasi jalur PDAM di daerah Merak ke Salira, kami akan berkoordinasi lebih lanjut,” katanya.

Bagikan
Sumber: radarbanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks