Pencarian

Balai Karantina Banten Terbitkan 2.873 Sertifikat Ekspor dari Bandara Soekarno-Hatta, Impor Capai 1.875 Selama Semester I 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 • 10:28:01 WIB
Balai Karantina Banten Terbitkan 2.873 Sertifikat Ekspor dari Bandara Soekarno-Hatta, Impor Capai 1.875 Selama Semester I 2026
Balai Karantina Banten menerbitkan 2.873 sertifikat ekspor dan 1.875 sertifikat impor dari Bandara Soekarno-Hatta pada semester pertama 2026.

TANGERANG — Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Banten mencatatkan kinerja tinggi pada semester pertama 2026. Data menunjukkan, dari Januari hingga Juni 2026, karantina hewan menerbitkan 1.875 sertifikat impor dan 2.873 sertifikat ekspor. Layanan domestik juga bergerak deras: 4.527 sertifikat untuk komoditas masuk dan 6.112 sertifikat untuk komoditas keluar.

Komoditas Ikan Mendominasi Ekspor, Tumbuhan Kuasai Domestik

Jika dirinci per sektor, karantina ikan mencatatkan aktivitas ekspor tertinggi dengan 19.603 sertifikat. Sementara itu, karantina tumbuhan mendominasi layanan domestik keluar sebanyak 23.725 sertifikat.

“Data tersebut menunjukkan bahwa Karantina Banten tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan. Tetapi juga berperan sebagai fasilitator perdagangan yang memastikan setiap komoditas memenuhi persyaratan kesehatan dan keamanan,” ujar Duma Sari, Jumat (18/7/2026).

Laboratorium Uji 15.135 Sampel, Dukung Standar Ekspor

Untuk menjamin keamanan hayati, laboratorium Karantina Banten mengerjakan total 15.135 pengujian pada periode yang sama. Rinciannya: 1.562 pengujian karantina hewan, 9.324 pengujian karantina ikan, 3.924 pengujian karantina tumbuhan, serta 325 pengujian keamanan mutu pangan dan pakan.

Duma menambahkan, laboratorium berperan penting dalam pengambilan keputusan tindakan karantina melalui pengujian diagnostik terhadap media pembawa hewan, ikan, dan tumbuhan. “Seluruh fasilitas, baik Instalasi Karantina Hewan maupun Laboratorium Terintegrasi, telah kami optimalkan. Tujuannya untuk mendukung pelayanan yang profesional dan akuntabel,” katanya.

Anjing, Kucing, hingga Reptil Masuk Lewat Bandara Soetta

Instalasi Karantina Hewan (IKH) Banten juga mencatat lalu lintas hewan hidup melalui Bandara Soekarno-Hatta. Selama Januari hingga Juni 2026, tercatat pemasukan 399 ekor anjing, 261 ekor kucing, enam ekor kuda, dan delapan ekor reptil. Setiap hewan menjalani observasi kesehatan, isolasi, pengasingan, perlakuan, serta penerapan sistem biosekuriti berlapis.

“Kami siap menunjukkan bahwa pelayanan karantina tidak hanya mengedepankan kecepatan dan kemudahan bagi pengguna jasa. Tetapi juga memastikan setiap media pembawa yang dilalulintaskan memenuhi persyaratan kesehatan serta aman bagi sumber daya hayati Indonesia,” tegas Duma.

DPR Dorong Modernisasi Laboratorium demi PNBP

Komisi IV DPR RI mendukung rencana modernisasi dan revitalisasi alat-alat laboratorium karantina. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, menilai langkah ini strategis untuk menunjang target peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Ketika kita pasang instalasi laboratorium yang bagus sebagaimana permintaan negara-negara tujuan ekspor, itu saya kira nanti akan juga diikuti dengan PNBP yang meningkat,” ucap Kharis.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks