BANTEN — Hewan-hewan kurban tersebut disalurkan kepada warga di sekitar area operasional pelabuhan, tenaga kerja operasional, mitra kerja, serta sejumlah yayasan dan rumah ibadah. Program bertajuk “Pelindo Berbagi Qurban” ini menjadi agenda tahunan Sub Regional Bali Nusra PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Kurban sebagai Perekat Hubungan Perusahaan dan Masyarakat
General Manager Pelabuhan Benoa, Agung Mataram, menegaskan bahwa momen Idul Adha bukan sekadar ritual ibadah. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat sekitar.
“Melalui momentum ini, Pelindo ingin terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat,” ujar Agung Mataram dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Pernyataan senada disampaikan Ahmad, salah satu perwakilan penerima bantuan. Ia mengapresiasi kepedulian BUMN pelabuhan tersebut. “Bantuan ini sangat berarti dan memberikan kebahagiaan bagi masyarakat kami di momen Idul Adha,” ungkapnya.
Jaminan Kesehatan Hewan dan Dukungan untuk Peternak Lokal
Seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelayakan dan keamanan hewan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelindo juga sengaja melibatkan peternak lokal dalam proses pengadaan. Langkah ini dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi di tingkat akar rumput, khususnya di wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang menjadi area kerja Sub Regional Bali Nusra.
Komitmen Sosial Berkelanjutan
Melalui program qurban tahunan ini, Pelindo berharap dapat terus memperkuat hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan masyarakat di sekitar pelabuhan. Inisiatif ini menjadi salah satu wujud nyata Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang berjalan beriringan dengan aktivitas bisnis kepelabuhanan.
Bagi Pelindo, berbagi di hari raya bukan hanya tradisi, tetapi juga investasi sosial jangka panjang untuk menjaga harmoni dengan komunitas tempat perusahaan beroperasi.