SERANG — Semangat persatuan dan gotong royong harus terus menjadi pondasi aparatur negara menghadapi tantangan era modern. Hal itu ditegaskan dalam upacara Hari Lahir Pancasila yang diikuti jajaran Kementerian Hukum dan Kementerian HAM wilayah Banten.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Kanwil Kemenkum Banten Pagar Butar Butar membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Dalam amanat itu, Pancasila disebut bukan sekadar dasar negara, melainkan jiwa yang harus terus dihidupkan di setiap aspek kehidupan.
Isi Amanat: Keberagaman sebagai Kekuatan Bangsa
Amanat tersebut menegaskan bahwa keberagaman Indonesia merupakan kekuatan besar yang wajib dijaga. Seluruh masyarakat diharapkan tetap menjunjung tinggi religiusitas, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, serta keadilan sosial sebagai fondasi berbangsa.
“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,” demikian kutipan amanat Kepala BPIP yang dibacakan Pagar Butar Butar.
Refleksi bagi Aparatur: Integritas dan Pelayanan Publik
Peringatan tahun ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas. Aparatur negara diharapkan semakin berintegritas, profesional, dan berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, serta makmur.
Upacara dihadiri Kepala Kanwil Kemenkum Banten Pagar Butar Butar, Kepala Kanwil Kemenkum HAM, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Picesco Andika Tulus, serta Plh. Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Fristianti. Turut hadir para pejabat administrator, JFT/JFU, dan PPNPN di lingkungan kedua kementerian.