Pencarian

Menkes Budi Gunadi Pastikan Pasien Hantavirus di RSPI Sulianti Saroso Sudah Pulang, Tidak Ada Penularan

Selasa, 02 Juni 2026 • 12:53:02 WIB
Menkes Budi Gunadi Pastikan Pasien Hantavirus di RSPI Sulianti Saroso Sudah Pulang, Tidak Ada Penularan
Menkes Budi Gunadi memastikan pasien Hantavirus di RSPI Sulianti Saroso sudah pulang tanpa penularan.

BANTEN — Pasien tersebut adalah warga negara Inggris yang bekerja di Indonesia. Ia tiba di Tanah Air setelah berada di atas sebuah kapal pesiar yang sebelumnya dilaporkan mengalami wabah Hantavirus oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Jadi itu memang orang yang teridentifikasi pernah di kapal. Kita di-warning dari Pemerintah Inggris ada satu orang Inggris yang datang ke Indonesia karena bekerja," kata Budi Gunadi dalam pernyataan yang dikutip ANTARA, Selasa (6/6).

Hasil Kontak Tracing dan Uji Seroprevalensi

Begitu mendapat informasi dari pihak Inggris, Kementerian Kesehatan langsung mengisolasi pasien di RSPI Sulianti Saroso. Setelah menjalani perawatan dan serangkaian tes, tidak ditemukan indikasi penularan ke tenaga medis atau orang di sekitarnya.

"Kontak tracing-nya sudah dilihat dan semuanya juga sudah dicek, gak ada," ujar Menkes.

Menkes menjelaskan, Hantavirus bukanlah virus baru di Indonesia. Virus ini sudah terdeteksi sejak awal tahun 2000-an. Hasil uji seroprevalensi—tes untuk mengukur jumlah individu yang memiliki antibodi spesifik dalam serum darah—menunjukkan sebagian masyarakat Indonesia sudah memiliki kekebalan alami.

"Sudah pernah diuji seroprevalensi survei kayak dulu COVID, di daerah-daerah seperti Bali 16 persen sudah punya antibodi. Daerah-daerah Surabaya, Jakarta, sudah 13 persen. Jadi memang ini bukan virus baru," jelas Budi.

Tingkat Kematian Rendah, Berbeda dari COVID-19

Budi menekankan bahwa tingkat fatalitas (fatality rate) Hantavirus sangat rendah, berbeda dengan penyakit menular lain seperti COVID-19. Ia meminta masyarakat tidak panik berlebihan, karena penularan antarmanusia juga sangat terbatas.

"Alhamdulillah, fatality rate-nya sih sangat rendah," katanya.

Kementerian Kesehatan terus memantau perkembangan kasus Hantavirus di tingkat global. Sebelumnya, WHO pada 22 Mei lalu melaporkan lonjakan kasus di atas sebuah kapal pesiar. Total 12 kasus dilaporkan dengan tiga kematian, namun tidak ada kematian baru sejak 2 Mei.

WHO Pantau Ratusan Kontak di 30 Negara

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan pihaknya terus mendesak negara-negara terdampak untuk memantau seluruh penumpang dan awak kapal. Lebih dari 600 kontak masih dipantau di 30 negara, dan sejumlah kecil kontak berisiko tinggi masih dalam proses pelacakan.

Belanda mengonfirmasi satu kasus tambahan yang melibatkan seorang awak kapal yang turun di Tenerife, Spanyol, dan kemudian dipulangkan ke Belanda untuk menjalani isolasi.

Kementerian Kesehatan memastikan sistem kewaspadaan dini di pintu masuk negara dan rumah sakit rujukan tetap berjalan normal. Tidak ada perubahan status kedaruratan kesehatan masyarakat menyusul kasus ini.

Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks