SERANG — Aksi brutal debt collector di Banten kembali terjadi. Kali ini, korbannya adalah dua personel Brimob Polda Banten yang sedang bertugas. Peristiwa bermula ketika sekitar 11 debt collector diduga menyebar di sejumlah titik di wilayah Serang untuk mencari dan menarik paksa sebuah mobil yang digunakan oleh kedua anggota Brimob tersebut.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut kedua personelnya menjadi sasaran pengeroyokan dan pembacokan saat situasi memanas di kawasan Legok, Serang, sekitar pukul 22.00 WIB.
Kronologi: Dari Pengejaran hingga Pembacokan di Legok
Menurut keterangan polisi, bentrokan terjadi setelah kedua anggota Brimob dihadang oleh belasan debt collector. Warga sekitar sempat berupaya melerai dan memberikan pertolongan, namun dalam keributan itu Bripda FN dan Bripda YSB sudah lebih dulu terkena sabetan senjata tajam.
"Satu orang terluka di lengan kanan dan satu lagi di kepala. Saat ini mendapat perawatan di RS Bhayangkara Polda Banten dan sudah mendapat transfusi darah," ujar Maruli di kantornya, Rabu (3/6/2026).
Dua Debt Collector Dibekuk di Gerbang Tol Serang Barat
Setelah mendapat laporan, lima personel Brimob lainnya segera datang ke lokasi. Bersama warga, mereka melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang kabur menggunakan kendaraan. Dua debt collector akhirnya berhasil diamankan sesaat sebelum masuk Gerbang Tol Serang Barat.
"Dikejar ke arah Serang Barat. Jadi pelaku ditangkap beserta mobilnya itu mendekati pintu Tol Serang Barat," kata Maruli.
Kedua tersangka langsung digelandang ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Brimob tersebut.