Pencarian

PLN Indonesia Power Panen Sorgum Perdana untuk Campur Batubara, Petani Sukabumi Kebagian Pasar Baru

Rabu, 24 Juni 2026 • 16:30:43 WIB
PLN Indonesia Power Panen Sorgum Perdana untuk Campur Batubara, Petani Sukabumi Kebagian Pasar Baru
Panen sorgum perdana di Sukabumi sebagai bahan baku campuran batubara PLTU Pelabuhan Ruka.

BANTEN — Panen raya sorgum di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berlangsung pada 18 Juni 2026. Acara itu sekaligus menjadi momen pengiriman perdana biomassa sorgum ke PLTU Pelabuhan Ruka. Wakil Bupati Sukabumi Andreas, perwakilan PLN Energi Primer Indonesia, dan sejumlah kelompok tani turut hadir.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan, program ini sudah berjalan sejak 2025. Tahapannya dimulai dari penanaman hingga panen. Hasilnya dipilah: bulir sorgum dijual untuk kebutuhan pangan, sedangkan batang dan daun diolah menjadi sorgum dust yang dicampur dengan batubara dalam proses co-firing di PLTU.

"Program biomassa sorgum ini menjadi bukti bahwa transisi energi tidak harus mengorbankan kepentingan masyarakat. Justru sebaliknya, kami ingin memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasi turut merasakan manfaat ekonomi," ujar Bernadus dalam siaran resmi.

Petani Dapat Kepastian Pasar

Skema ini memberi keuntungan ganda bagi petani. Selain menjual bulir sorgum untuk konsumsi, mereka juga punya pembeli tetap untuk limbah pertanian yang biasanya tidak termanfaatkan. PLN Indonesia Power menyerap batang dan daun sorgum sebagai bahan baku biomassa, sehingga petani tidak perlu bingung mencari pasar.

PLN Indonesia Power melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu menjadi penggerak utama program ini. Mereka melibatkan mitra dan kelompok tani setempat sejak tahap penanaman. Model pertanian terpadu ini dinilai bisa menjadi contoh bagi wilayah lain.

Bernadus menambahkan, pihaknya berkomitmen memperluas program biomassa berbasis masyarakat ke unit pembangkit lainnya. Langkah ini sejalan dengan target Net Zero Emissions dan pengembangan ekonomi sirkular di daerah operasi PLN.

Co-firing: Jalan Tengah Transisi Energi

Co-firing adalah teknik mencampur biomassa dengan batubara sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Dengan cara ini, kebutuhan energi PLTU tetap terpenuhi sementara emisi karbon berkurang. Bagi sektor pertanian, skema ini membuka peluang pasar baru bagi komoditas yang bisa diolah menjadi biomassa.

PLN Indonesia Power menilai, program sorgum di Sukabumi baru tahap awal. Jika berhasil, model serupa berpotensi diterapkan di PLTU lain yang selama ini hanya mengandalkan batubara. Transisi energi, setidaknya di Pelabuhan Ratu, kini juga berarti panen raya bagi petani lokal.

Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks