TANGERANG — Warga Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, kembali dibuat resah oleh kebakaran di TPA Jatiwaringin. Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (30/6/2026), dengan api yang membesar dengan cepat dan menghasilkan kolom asap hitam tebal yang terlihat dari jarak jauh.
Warga Keluhkan Kualitas Udara dan Gangguan Aktivitas
Asap pekat yang membumbung tinggi langsung menyelimuti area permukiman di sekitar TPA. Warga melaporkan kualitas udara menurun drastis disertai bau menyengat yang terbawa angin.
“Asapnya tebal sekali. Aktivitas di luar rumah jadi terganggu karena sesak napas,” ujar Asep, seorang warga setempat.
Jarak pandang di lokasi juga terbatas, mempersulit mobilitas warga yang melintas di sekitar area pembuangan akhir tersebut.
Baru Satu Mobil Damkar Tiba di Lokasi
Warga menyebutkan bahwa hanya satu unit mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi pada tahap awal penanganan. Hal ini membuat proses pemadaman berjalan lambat di tengah luasnya area yang terbakar.
“Kebakarannya mulai sekitar jam 09.00 pagi. Baru satu mobil damkar yang datang,” kata Asep.
Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih berupaya mengendalikan api agar tidak merembet ke area lain di TPA Jatiwaringin.
Enam Alat Berat Tetap Beroperasi di Tengah Kepungan Asap
Meskipun api masih menyala dan asap pekat membumbung, aktivitas di dalam TPA belum sepenuhnya berhenti. Berdasarkan pantauan di lokasi, sekitar enam alat berat masih terlihat beroperasi di tengah kondisi udara yang buruk.
Belum ada laporan resmi mengenai luas area yang terbakar maupun penyebab pasti kebakaran. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan di lapangan.
Kejadian Berulang: Warga Minta Langkah Pencegahan Konkret
Warga setempat menyebut bahwa kebakaran di TPA Jatiwaringin bukanlah peristiwa yang pertama kali terjadi. Insiden serupa kerap berulang, terutama saat musim kemarau tiba.
“Kalau kemarau memang sering kejadian seperti ini,” tambah Asep.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah pencegahan yang lebih serius. Pasalnya, kebakaran yang terus berulang ini berdampak langsung pada kualitas udara dan kesehatan warga di Kecamatan Mauk dan sekitarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa akibat kebakaran di TPA Jatiwaringin. Petugas masih fokus pada upaya pemadaman dan pendinginan area yang terbakar.