SERANG — Pembangunan Jalan Tol Serang Panimbang yang membentang 83 kilometer memasuki tahap progres signifikan. Proyek strategis ini menghubungkan Kota Serang dengan kawasan Panimbang di Kabupaten Pandeglang, melewati Kabupaten Lebak sebagai wilayah penghubung.
Bagi warga yang kerap melintasi jalur selatan Banten, kehadiran tol ini menjadi angin segar. Perjalanan menuju destinasi wisata seperti Tanjung Lesung dan pesisir Pandeglang yang dulu terasa panjang, kini bisa ditempuh lebih efisien.
Waktu Tempuh ke Pandeglang Terpangkas Hingga Satu Jam
Sebelum tol beroperasi penuh, perjalanan dari Serang menuju Pandeglang harus melewati jalan arteri dengan kondisi lalu lintas yang padat, terutama di titik-titik tertentu. Waktu tempuh yang dibutuhkan bisa mencapai dua hingga tiga jam.
Dengan adanya jalan tol bebas hambatan, waktu tempuh diperkirakan turun drastis. Pengendara bisa sampai di Panimbang dalam waktu sekitar satu jam, tergantung titik masuk dan keluar tol.
Pembangunan Bertahap Tiga Seksi
Proyek tol ini dikerjakan dalam tiga seksi utama. Seksi 1 menghubungkan Serang–Rangkasbitung, menjadi pintu masuk dari pusat Provinsi Banten menuju wilayah Lebak.
Seksi 2 membentang dari Rangkasbitung ke Cileles, berfungsi sebagai penghubung menuju Kabupaten Pandeglang. Sementara Seksi 3, ruas terakhir dari Cileles ke Panimbang, menjadi akses utama menuju kawasan wisata dan pengembangan ekonomi baru di selatan Banten.
Tak Hanya Wisata, Distribusi Logistik Juga Diuntungkan
Selain mempermudah perjalanan wisatawan, tol ini berdampak pada distribusi barang dan jasa. Konektivitas antara Serang, Lebak, dan Pandeglang yang lebih lancar membantu aktivitas bisnis serta mobilitas kendaraan logistik.
Pemerintah daerah menargetkan tol ini bisa menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar, terutama pelaku UMKM di sektor pariwisata dan perdagangan. Akses yang lebih cepat membuat potensi kunjungan wisatawan ke kawasan selatan Banten meningkat.
Tips Aman Berkendara di Tol Serang Panimbang
Bagi pengendara yang baru pertama kali melintas, persiapan kendaraan menjadi kunci. Pastikan tekanan ban sesuai, oli mesin cukup, dan sistem pengereman berfungsi baik sebelum memasuki gerbang tol.
Saldo e-toll juga wajib dicek agar perjalanan tidak terhambat di gerbang pembayaran. Jika perjalanan panjang, manfaatkan rest area untuk beristirahat sejenak guna mengembalikan konsentrasi.