Pencarian

Kebakaran Tiga Gudang di Taman Tekno Tangsel, 16 Armada Damkar dan 50 Personel Dikerahkan, Api Berasal dari Gudang Aksesoris Ponsel

Rabu, 08 Juli 2026 • 22:47:31 WIB
Kebakaran Tiga Gudang di Taman Tekno Tangsel, 16 Armada Damkar dan 50 Personel Dikerahkan, Api Berasal dari Gudang Aksesoris Ponsel
Kebakaran melanda tiga gudang di Taman Tekno Tangsel dengan 16 armada damkar dikerahkan.

TANGERANG SELATAN — Tiga gudang penyimpanan barang di Kawasan Taman Tekno, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, ludes terbakar pada Rabu siang. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel mengerahkan 16 armada dan 50 personel untuk memadamkan api yang mulai berkobar sekitar pukul 12.10 WIB.

Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Omay Komarudin mengatakan, dari total 16 armada yang dikerahkan, 13 unit merupakan milik pemadam kebakaran Tangsel. Sisanya, satu unit bantuan dari BSD, satu unit dari Koramil, dan tiga unit tangki air dari BSD.

"Untuk armada yang diterjunkan ada 16 unit, 13 dari pemadam kebakaran Tangsel dan diperbantukan satu unit dari BSD, satu unit lagi bantuan dari koramil, dan tangki ada tiga unit dari BSD. Ada 50 personel petugas pemadam kebakaran diturunkan," kata Omay.

Api Berawal dari Gudang Aksesoris Ponsel

Kobaran api pertama kali terlihat di gudang milik PT Perso Ontime Indonesia yang berlokasi di Blok AH 7, Nomor 35. Gudang tersebut diketahui menyimpan barang elektronik seperti aksesori telepon seluler, powerbank, headset, dan kabel.

Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya menjelaskan, api dengan cepat membesar dan merembet ke gudang di sebelah kiri dan belakang. Dua gudang lainnya yang ikut terbakar adalah milik PT Dadi Prima di Blok E 1 Nomor 5-6 yang menyimpan alat tulis kantor, pensil, buku gambar, dan mainan anak-anak.

"Api membesar, merembet ke sebelah kiri dan belakang yakni PT Dadi Prima yang ada di blok E 1 Nomor 5-6. Jadi, ada tiga yang terbakar," ujar Dhady.

Pemadaman Terkendala Minimnya Sumber Air

Proses pemadaman api berlangsung tidak mudah. Omay mengaku petugas kesulitan lantaran tidak ada hydrant dan sumber air yang memadai di lokasi kejadian. Jarak sumber air yang jauh memaksa petugas mengandalkan suplai dari tangki air bantuan BSD.

"Untuk kesulitan pemadaman, sumber air yang ambil agak jauh juga. Jadi kita perlu suplai air. Tapi untuk tangki sudah ada suplai yang dibantu dari BSD," kata Omay.

Hingga berita ini diturunkan, tim pemadam masih berupaya mengendalikan api agar tidak merembet ke gudang-gudang lain di kawasan tersebut. Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.

Kerugian Capai Miliaran Rupiah, Polisi Selidiki Penyebab

Seluruh barang yang tersimpan di tiga gudang tersebut dilaporkan hangus terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kapolsek Cisauk menyebut pihaknya akan menghadirkan tim laboratorium forensik untuk mengungkap asal mula api.

"Nanti ya, masih dalam penyelidikan. Hanya nanti kita akan menghadirkan laboratorium forensik," kata Dhady.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks