SERANG — Sebanyak lima kader dari berbagai daerah di Indonesia telah mendaftar sebagai calon Ketua Umum BM PAN untuk periode 2026-2030. Kongres VII yang berlangsung di Anyer, Banten, akhir pekan ini akan menjadi panggung penentuan siapa yang akan menggantikan Pasya Ungu.
Banten Usung Satu Kader, Siapa Dia?
Ketua BM PAN Banten, Agung Sukmana, memastikan hanya satu putra daerah yang diusung untuk maju dalam kontestasi ini. “Dari wilayah Banten itu ada Riyan Hidayat, dia juga sebagai DPRD Banten,” ujarnya kepada Fakta Banten, Kamis (9/7/2026).
Selain Riyan Hidayat dari Banten, calon lain yang sudah mendaftar berasal dari Papua dan Jawa Timur. Agung menyatakan pihaknya siap menyukseskan kongres dengan mengerahkan kader dari seluruh DPD kabupaten/kota se-Banten.
Agenda Tiga Hari: Pembukaan, Pemilihan, hingga Konsolidasi
Kongres dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Pembukaan akan digelar pada Jumat malam, diisi dengan pandangan dari seluruh DPW. Puncak acara, yakni pemilihan ketua umum, dijadwalkan pada hari Sabtu.
“Pembukaan, nanti ada semacam pandangan-pandangan dari semua DPW,” kata Agung. Ia menambahkan, Ketua Umum BM PAN dan sejumlah tokoh DPP PAN dipastikan hadir dalam acara tersebut.
Mekanisme Pemilihan: Dari Pusat ke Daerah
Setelah pemilihan ketua umum pusat selesai, proses akan dilanjutkan ke tingkat provinsi dan kabupaten/kota. “Mekanismenya sama, semua sama. Provinsi dulu, baru ke nanti DPD. Kita bisa musyawarah,” jelas Agung.
Hak suara di tingkat pusat diberikan kepada setiap DPW yang diwakili oleh ketua dan sekretaris, sehingga total dua suara per wilayah. Pola yang sama akan diterapkan di tingkat kabupaten/kota setelah kepengurusan provinsi terbentuk.
Apa Tugas BM PAN di Daerah?
Agung menekankan, tugas utama BM PAN di daerah adalah mengawal kaderisasi, konsolidasi, dan menjadi sayap gerakan pemuda bagi PAN. Organisasi ini juga bertugas menyukseskan Pemilu dengan menampung dan mengembangkan potensi generasi muda dalam kehidupan politik dan sosial.
“Kongres VII ini untuk memilih kepengurusan pusat dulu. Setelah itu baru kita turun ke daerah,” pungkasnya. BM PAN didirikan untuk memperjuangkan nilai-nilai reformasi, demokrasi, dan keadilan sosial, sejalan dengan ideologi dan visi misi PAN. (*/Ajo)