Pencarian

GAC Indonesia Tunda Peluncuran E9 dan Emzoom di GIIAS 2026, Harga BBM hingga Kurs Rupiah Jadi Penyebab

Sabtu, 20 Juni 2026 • 22:54:31 WIB
GAC Indonesia Tunda Peluncuran E9 dan Emzoom di GIIAS 2026, Harga BBM hingga Kurs Rupiah Jadi Penyebab
CEO GAC Indonesia Andry Ciu mengumumkan penundaan peluncuran E9 dan Emzoom di GIIAS 2026.

BANTEN — Keputusan menunda peluncuran ini diumumkan langsung oleh CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, dalam pertemuan dengan media di Jakarta, Jumat (19/6/2026). Menurutnya, tekanan ekonomi makro saat ini tidak ideal untuk memperkenalkan kendaraan berbahan bakar fosil ke pasar.

Dua Model Ditunda: E9 PHEV dan Emzoom 1500 Turbo

Model pertama yang ditunda adalah Emzoom, sebuah hatchback yang mengusung mesin ICE 1500 Turbo. Sementara model kedua adalah GAC E9, sebuah MPV premium yang menggunakan teknologi plug-in hybrid (PHEV). Meski PHEV lebih efisien, Andry menegaskan kendaraan tersebut tetap bergantung pada bahan bakar fosil.

"Dengan fenomena yang sekarang lagi marak, setelah harga BBM naik, demonstrasi di mana-mana, saya melihat bahwa ini bukan saat yang tepat untuk melahirkan kendaraan tersebut," ujar Andry. Ia menambahkan bahwa kenaikan kurs dolar dan yuan akan langsung berdampak pada harga jual jika peluncuran dipaksakan.

Stabilitas Ekonomi Jadi Syarat Utama Sebelum Meluncur

Andry menekankan bahwa kedua model sebenarnya sudah siap secara produksi dan hanya menunggu momentum yang tepat. "Kalau saya luncurkan saat ini, tentunya harganya menjadi tidak terlalu ekonomis. Lebih baik saya menunda sampai situasi stabil kembali," ungkapnya. GAC Aion Indonesia berharap kondisi harga BBM bisa kembali terkendali dan nilai tukar stabil agar peluncuran tetap bisa dilakukan pada tahun 2026.

GAC Aion Tetap Hadir di GIIAS 2026 dengan Pengumuman Lain

Meski tanpa peluncuran produk baru, GAC Aion memastikan partisipasinya di GIIAS 2026 yang akan berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026. "Produk baru memang belum ada, tapi tetap akan ada yang kita umumkan di GIIAS nanti," tutup Andry. Hal ini mengindikasikan bahwa pabrikan asal Tiongkok tersebut kemungkinan akan mengumumkan strategi bisnis, layanan purna jual, atau model lain yang tidak bergantung pada bahan bakar fosil.

Bagikan
Sumber: kabaroto.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks