BANTEN — Keputusan penurunan harga ini diumumkan langsung oleh Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, melalui keterangan tertulis yang diterima niaga.asia, Selasa (30/6). Kitty menegaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan bagian dari mekanisme yang telah dikoordinasikan dengan pemerintah.
Dinamika Harga Minyak Dunia Jadi Acuan Utama
“Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” jelas Kitty.
Ia menambahkan, evaluasi dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan aspek fiskal serta kondisi perekonomian dan daya beli masyarakat Indonesia. Hasilnya, sejumlah produk Premium non-subsidi justru mengalami penurunan harga di awal Juli ini.
Daftar Produk yang Mengalami Penurunan Harga
Produk yang turun harga meliputi Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, dan Avtur. Penurunan ini berlaku di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina mulai pukul 00.00 WIB, 1 Juli 2026.
“Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar,” ujar Kitty.
Jaminan Kualitas dan Performa Mesin
Pertamina Patra Niaga menekankan bahwa penurunan harga tidak diikuti dengan penurunan kualitas. Setiap produk yang dijual tetap memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Hal ini penting untuk menjaga performa mesin kendaraan dan efisiensi konsumsi bahan bakar bagi pengguna di Indonesia.
Bagi pemilik kendaraan yang ingin mengetahui harga terbaru masing-masing produk, dapat langsung mengunjungi SPBU Pertamina terdekat atau mengakses kanal resmi Pertamina Patra Niaga.