BANTEN — Pencarian terhadap HS, pengusaha yang kerap disebut sebagai crazy rich Surabaya, berakhir tragis. Jasadnya ditemukan sekitar satu jam setelah dilaporkan terseret ombak di perairan Kampung Bandaran, Kelurahan Pangeranan, Kabupaten Bangkalan. Peristiwa ini terjadi saat HS bersama delapan orang rekannya menyewa perahu nelayan setempat untuk memancing di Pulau Karang Jamuang.
Kronologi Kecelakaan di Pulau Karang Jamuang
Sesampainya di lokasi, rombongan berpencar ke beberapa titik mancing di area batu karang. Nahas, HS diduga kehilangan keseimbangan, terpeleset, dan jatuh ke dalam gulungan ombak. Salah satu rekan korban sempat melompat ke laut untuk menolong, namun justru ikut terseret arus kuat di pesisir barat Bangkalan. Rekan tersebut akhirnya berhasil menyelamatkan diri, sementara HS tidak tertolong.
Evakuasi dan Reaksi Keluarga
Nelayan setempat bersama tim gabungan segera melakukan pencarian. Jasad HS baru ditemukan setelah satu jam dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Seorang nelayan bernama Rahman menceritakan proses evakuasi yang mencekam.
"Yang menolong juga sempat terbawa arus, tapi alhamdulillah selamat. Sementara korban sudah tidak bisa tertolong lagi. Akhirnya rekan-rekannya menelepon kapten perahu untuk langsung evakuasi bawa pulang ke sini. Kami juga langsung menghubungi BPBD dan Polairud," kata Rahman kepada awak media.
Setibanya di darat, istri korban yang telah menunggu langsung histeris. Ia terus menekan dada suaminya melakukan prosedur Resusitasi Jantung Paru (RJP), seolah menolak kenyataan bahwa suaminya telah tiada. Isak tangis pecah di lokasi evakuasi di Kampung Bandaran.
Peringatan bagi Wisatawan Pesisir
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya arus laut di kawasan pesisir barat Bangkalan, khususnya di area batu karang. Ombak dan arus yang tidak terduga kerap membahayakan pemancing maupun wisatawan. Pihak BPBD setempat belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini.